Lepas Rindu, Apel Akbar Guru PAI Se-Jawa Timur di GBT Jadi Ajang Reuni Akbar Teman Lama



Apel Akbar dan Reoni Akbar


Surabaya – Pergelaran Apel Akbar Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Provinsi Jawa Timur 2026 di Gedung Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya hari ini, Sabtu (16/5), menyajikan momentum emosional bagi para peserta. 


Acara yang mempertemukan 10.000 Guru PAI (GPAI) dari 38 kabupaten dan kota ini tidak hanya menjadi wadah sinergi organisasi, tetapi juga bertransformasi menjadi ajang reuni massal bagi para guru lintas daerah.


Suasana haru dan ceria tampak menyelimuti area tribun dan stan UMKM sejak pagi hari. Ribuan guru pemeluk agama Islam yang terpisah jarak geografis memanfaatkan momen ini untuk mencari, menyapa, dan melepaskan rindu dengan rekan seprofesi, sahabat lama semasa kuliah, hingga teman seperjuangan saat mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG).


Momentum Merajut Silaturahmi Lintas Kabupaten


Ketua KKG PAI Provinsi Jawa Timur, Moch. Zaini, menyampaikan bahwa esensi dari apel akbar ini memang dirancang untuk memperkuat ikatan persaudaraan antar pendidik. 


Kehadiran delegasi terjauh, termasuk rombongan Kabupaten Tulungagung yang telah tiba di lokasi sejak pukul 03.00 WIB, semakin memperluas ruang temu bagi para guru untuk saling bertukar kabar dan pengalaman mengajar di daerah masing-masing.


Banyaknya titik kumpul di luar area gedung, seperti spanduk ikonik "SURABAYA" yang dijaga oleh 578 guru tuan rumah, justru mempermudah para peserta luar kota untuk janjian dan bertemu kembali dengan teman lama mereka setelah bertahun-tahun hanya berkomunikasi lewat media sosial.


Sinergi Berkemajuan Berbasis Kekeluargaan


Sesuai dengan slogan acara "Satu Langkah, Satu Hati, Satu Dedikasi untuk PAI Berkemajuan", kebersamaan yang terjalin spontan ini dinilai panitia dapat memperkuat modal sosial GPAI se-Jawa Timur. 


Sariyul Hikmah, salah satu panitia di lokasi, mengonfirmasi bahwa suasana kekeluargaan yang erat ini membuat ribuan guru tetap bersemangat dan tertib memadati zonasi duduk tribun meskipun kondisi ruangan sangat padat.


Melalui momentum reuni informal di tengah agenda resmi provinsi ini, KKG PAI Jawa Timur optimistis hubungan emosional yang solid antarguru akan berdampak positif pada kekompakan program kerja pendidikan agama Islam di seluruh wilayah Jawa Timur ke depan. (Bunda Tri)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti seberkas cahaya dalam gelapnya reruntuhan

Kolaborasi MGMP dan KKG di HGN Surabaya

Penyisihan Pentas PAI 2026