Menuju final tingkat kota
Surabaya. Seleksi Pentas PAI sudah memasuki babak penyisihan. Dengan ratusan peserta yang sudah berhasil mendaftar via daring dan mengirimkan video hasil karya melalui profil sekolah. Juri berhasil mendapatkan 20 peserta di cabang lomba solo seperti Kaligrafi, Lomba Pidato Pendidikan Agama Islam (LPP) dan MTQ. Sementara dicabang lomba grup sudah mendapatkan 15 peserta terbaik dari masing-masing Patrol dan Banjari. (12/02/26)
Acara seleksi lima cabang lomba dilakukan di Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Untuk lomba MTQ di Ruang UKS. LPP di Ruang Kartini. Kaligrafi di Ruang WR. Supratman. Patrol di Ruang Kabid Dikdas dan Banjari di Ruang Bung Tomo. Dengan didampingi panitia dari pengurus KKG PAI Kota Surabaya untuk membantu kelancaran juri selama dalam penilaian.
Dewan juri yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan pun bukan orang sembarangan. Namun juri profesional yang sering menjadi juri tingkat provinsi. Bahkan praktisi yang ahli dalam musik. Juri yang sudah menjadi langganan lomba dibidangnya itu pun tidak diragukan lagi.

Juri ahli yang berhasil menyeleksi seperti halnya Lomba MTQ adalah Umi Wasi'ah dari Kemenag Kota Surabaya dan Ahmad Satun Al Qowarir, S.HI., M.HI dari SMA Al-Hikmah. Untuk lomba LPP (lomba pidato Pendidikan Agama Islam) yang menjadi juri adalah Faizin, M.Pd.I dari SMAN 15 dan Muhammad Sufyan Hadi, M.Pd.I dari SMAN 5.
Sementara untuk lomba kaligrafi yang menjadi juri adalah Muhammad Hasan Al Faruqi, S.Pd.I dari SMAN 15 dan Muhammad Alfitrah Arufa, M.Pd.I dari SMAN 5. Untuk lomba patrol dengan juri Washton dan Nasar Al Batati yang merupakan praktisi. Yang terakhir adalah juri Banjari yaitu Eko Pramono, S.Pd.I dari MI Roudotul Ulum Gresik dan Hadi Suwito SMP Nahdatul Ulama 2 Gresik.
Dengan juri-juri ahli yang ditugaskan menyeleksi peserta yang masuk babak final benar-benar peserta yang terbaik dari yang baik. Adapun untuk pengumuman akan diumumkan sesuai juknis dan di web resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Dengan rekap nilai yang menjadi otoritas penyelenggara itu sendiri, yaitu Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Dengan demikian tidak menyurutkan semangat anak-anak muslim dan GPAI Kota Surabaya untuk terus mensukseskan Pentas PAI sebagai agenda tahunan. (TimHumasSH)
Komentar
Posting Komentar