Surabaya – Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Provinsi Jawa Timur, Moch. Zaini, menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada anggota DPRD Kota Surabaya, Drs. H. Minun Latif, M.Si..
Tokoh fungsionaris legislatif yang akrab disapa Abah Minun tersebut dinilai memiliki andil luar biasa dalam menyukseskan pergelaran Apel Akbar 2026 di Gedung Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (16/5).Dalam pidato sambutannya, Moch. Zaini mengungkapkan bahwa Abah Minun merupakan sosok penting di balik kelancaran negosiasi fasilitas tempat di Stadion GBT.
Dukungan penuh yang diberikan oleh politisi senior tersebut menjadi kunci utama hingga belasan ribu guru agama se-Jawa Timur dapat berkumpul dengan nyaman di fasilitas megah milik Pemerintah Kota Surabaya.Ikatan emosional antara Abah Minun dan organisasi KKG PAI ternyata berjalan sangat mendalam.
Anggota Komisi DPRD Kota Surabaya ini mengawali karier profesionalnya sebagai seorang Guru PAI (GPAI), sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan mengemban amanah sebagai wakil rakyat."Atas bantuan nyata dari beliau, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana dengan sangat baik.
Beliau adalah teladan bagi kita semua, membuktikan bahwa seorang Guru PAI mampu berkontribusi luas hingga di ranah parlemen dan tetap tidak melupakan akar perjuangannya," ujar Moch. Zaini yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta apel.
Dedikasi Drs. H. Minun Latif, M.Si. dalam mengawal program pendidikan Islam diharapkan menjadi inspirasi bagi para guru agama untuk terus bergerak dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
Kehadiran dan sokongan dari tokoh yang berangkat dari rahim guru agama ini menegaskan bahwa perjuangan meningkatkan mutu serta solidaritas Guru PAI mendapat dukungan penuh dari tingkat legislatif daerah.

Komentar
Posting Komentar