Menanti seberkas cahaya dalam gelapnya reruntuhan
Guru PAI Kota Surabaya memberikan donasi Surabaya. Musibah runtuhnya musholah Pondok Pesantren Al Khoziny banyak memunculkan empati diberbagai kalangan. Keteguhan iman yang ditampakkan oleh para santri yang menjadi korban reruntuhan, seakan menunggu seberkas cahaya dalam gelapnya reruntuhan. Benar-benar menyayat hati yang melihatnya. Media sosial menjadi saksi yang tidak lekang waktu, bagaimana proses evakuasi para korban dilakukan. Penggalangan dana diberbagai tempat dilakukan untuk membantu. Termasuk kelompok kerja guru Pendidikan Agama Islam Kota Surabaya pun mengadakan open donasi yang nantinya akan disampaikan secara langsung di lokasi kejadian. (18/10/25) Open donasi yang dibuka hanya sepekan, dimulai hari Sabtu, tanggal 04 Oktober sampai Sabtu, 11 Oktober 2025. Dan ternyata donasi masih terus mengalir, sehingga pengurus KKG PAI Kota Surabaya pun memperpanjang hingga hari Jum'at, 17 Oktober 2025. Total terkumpul 34.500.000 rupiah. Dan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025 semua do...