Kadispendik Surabaya terkesan pada Tunanetra

 


Keunikan Stan PAI SD SMP


Surabaya. Guru Pendidikan Agama Islam dalam mensukseskan gelar pameran karya guru Dinas Pendidikan Kota Surabaya di Hari Guru Nasional telah menghadirkan dua murid istimewanya untuk menginspirasi siapapun yang melihat dan mendengarnya. Hal tersebut yang membuat stan PAI SD dan SMP menjadi unik. (25/11/25)


Dua murid istimewa tersebut merupakan tunanetra yang mampu menarik perhatian pengunjung dengan bacaan Al-Qurannya. Tentu saja, Al-Qur'an yang dibaca berbeda dari biasanya, yang biasa dibaca orang pada umumnya, yaitu Al-Qur'an Braille. 



Semua pengunjung dibuat kagum dan terharu. Termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ir Yusuf Masruh, MM yang benar-benar sangat terkesan pada dua gadis yang masih duduk di kelas 10 tersebut. 


Tania murid SMA 10 dan Lisa murid SLB YPAB benar-benar menginspirasi semua orang. Dengan keterbatasan penglihatannya, masih menunjukkan semangatnya untuk selalu membaca Al-Qur'an. Sedangkan orang yang diberikan kesempurnaan dalam penglihatan belum tentu meluangkan waktunya untuk membaca Al-Qur'an. Tentunya keduanya tak lepas dari bimbingan dari Ustadz Muhammad Barid, S.Ag., M.Pd.I yang merupakan Guru PAI SMPN 1 Surabaya. 




Beliau memiliki 40 binaan yang merupakan tunanetra dalam segala umur. Dari yang masih belum sekolah, maupun yang sudah menempuh perguruan tinggi di Rumah Qur'an Braille Tunas Melati. Dengan mengawali belajar dari mengenal dan membaca braille teks satu persatu, sebelum membaca Al-Qur'an Braille perjuz. (TimHumasSH)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti seberkas cahaya dalam gelapnya reruntuhan

Kolaborasi MGMP dan KKG di HGN Surabaya

Penyisihan Pentas PAI 2026