Tambahan anggaran PPG menjadi tujuan
Semua GPAI Surabaya harus bersertifikat pendidik
Surabaya. Acara talkshow yang digelar oleh DPD Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ir. H. Yusuf Masruh M.M yang mandapatkan mandat mewakili bapak wali kota yang telah berhalangan hadir pagi ini. Sekaligus menghadirkan tiga pemateri unggulan, seperti anggota Komisi D. DPRD kota Surabaya, dr. Johari. Kepala kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Dr. H. M. Muslim M.Sy. Dan Kabid GTK, Tri Endang Kustiyaningsih, M.Pd duduk dalam satu forum dan berbincang penuh kekeluargaan, hingga berjalan dengan sukses selama empat jam ke depan. (10/05/25)
Talkshow dengan tema "Tugas, Loyalitas dan Hak GPAI Kota Surabaya" berhasil dihadiri Guru Agama Islam TK, SD dan SMP seSurabaya. Quota yang awalnya ditentukan hanya 300 peserta. Ternyata menggambarkan minat luar biasa yang ditunjukkan oleh GPAI Surabaya sehingga melebihi dari target.
Bertempat di Graha Sawunggaling Surabaya, tepat pukul 07.30 WIB meja registrasi sudah terlihat peserta yang berdatangan tiga puluh menit dari jadwal. Sehingga acara pun bisa dimulai lebih awal. Sebagaimana yang sudah direncanakan oleh pihak penyelenggara. Untuk pembacaan Ayat Suci Alquran Ketua KKG PAI Kota Surabaya, Zainul Fanani, S.Pd.I didaulat untuk mengawali acara.
Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars AGPAII dengan dirigen Sariyyul Hikmah, S.Ag., M.Pd sebagai bentuk cinta tanah air. Laporan Ketua AGPAII sekaligus Ketua Panitia, M.S. Badar, M.Pd menjelaskan, jika AGPAII merupakan wadah aspirasi dan perjuangan yang menyatukan GPAI mulai dari TK, SD dan SMP. Sehingga membuahkan hasil PPG dengan biaya anggaran daerah. Hal senada pun disampaikan oleh anggota komisi C DPRD kota Surabaya, sekaligus penasihat GPAI, Drs. H. Minum Latif M.Si bahwa guru GPAI layak untuk mendapatkan kesejahteraan, jika melihat kiprahnya tidak sebatas hanya di sekolah saja. Namun 24 jam dalam masyarakat. Sehingga anggaran PPG selanjutnya pun layak untuk ditambahkan, agar semua GPAI dapat memiliki sertifikat pendidik.
Nur Aini, M.Pd sebagai Master Ceremoni berhasil membuat pelaksanaan acara pembukaan talkshow menjadi berbeda. Hingga ditutup doa oleh Kasi PAIS Kementerian Agama Islam Kota Surabaya, H. Choirul Razikin, M.Pd. Sebelum talkshow yang dipimpin oleh M Jemadi, M.A., M.Pd dimulai. Dengan pembahasan seputar Guru Agama Islam Surabaya mulai dari isu PPG yang kurangnya pembiayaan anggaran daerah sampai TPG. Bahkan keluhan tentang pencairan TPP yang berbeda, sampai administrasi siaga yang dianggap menyulitkan, semua dituangkan dalam acara bergengsi tersebut. Membuat pengurus AGPAII akan menindaklanjuti ke depannya. (TimHumasSH)




Komentar
Posting Komentar