Kesepakatan menjelang Pentas PAI 2025


Pendamping, juri dan panitia Pentas PAI duduk bersama

Surabaya. Technical Meeting Pentas PAI yang menghadirkan semua pendamping cabang lomba MTQ, LPP, Kaligrafi, Patrol dan Banjari untuk duduk bersama. Acara yang bertempat di Aula Bung Tomo dan Aula Ki Hajar Dewantoro sesuai dengan jadwal yang sudah disusun sejak awal oleh penyelenggara. 

Panitia mengawal setiap pertanyaan pendamping, dan dijawab oleh juri ahli sesuai cabang lomba masing-masing. Setelah pembacaan tentang juknis dan menawarkan pada forum tentang aturan-aturan tambahan yang dianggap perlu selama lomba berlangsung, untuk disepakati bersama, sehingga nantinya dapat melancarkan acara ke depannya. (05/03/2025)




Pentas PAI 2025 yang bertujuan untuk lebih memberikan wadah dan mencari talenta lebih luas serta lebih banyak lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Prosedur atau teknis yang lebih berbeda. Yang dulu harus seleksi Kecamatan, Wilayah. Namun tahun ini langsung seleksi kota sehingga memberikan banyak lagi kesempatan murid Surabaya Hebat untuk ikut berkompetisi. Ujar Kabid Sekdas Dispendik Surabaya, Bu Munaiyah.

Hal serupa pun disampaikan oleh Ketua KKG PAI Kota Surabaya Ustadz Zainul Fanani, bahwa 20 besar lomba individu dan 15 besar lomba grup benar-benar mengeluarkan peserta yang benar-benar berkualitas dan lebih valid. Tanpa harus membawa tujuan pribadi, almamater sekolah, kecamatan maupun wilayah. 




Hasil TM yang tidak jauh berbeda dengan juknis yang ada. Final yang sudah diagendakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya pada tanggal 13 Maret 2025. Tepat pukul 07.00 WIB semua peserta sudah harus stay di lokasi. (TimHumasSH)

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti seberkas cahaya dalam gelapnya reruntuhan

Kolaborasi MGMP dan KKG di HGN Surabaya

Penyisihan Pentas PAI 2026