Sortir Link Video Pentas PAI 2025

 

Seleksi Pentas PAI menuju Babak Final


Surabaya. Panitia Pentas PAI 2025 kembali menyamakan persepsi melalui daring, via zoom siang ini, tepat pukul 13.00 WIB, hingga 14.00 WIB yang dihadiri oleh seluruh panitia, agar acara babak final secara luring, nantinya yang berlangsung di Dinas Pendidikan Kota Surabaya berjalan lancar tak kurang suatu apapun. (20/02/25)


Seleksi Pentas PAI yang bisa diikuti secara langsung oleh setiap sekolah, di seluruh wilayah Surabaya, tanpa melalui seleksi Kecamatan maupun Wilayah, langsung seleksi tingkat kota, dengan mengirim jagoannya masing-masing cabang lomba bisa dibuatkan video, kemudian mengirim videonya melalui link. Dan akan bersaing untuk masuk ke babak selanjutnya, yaitu babak final secara luring.


Link video yang sudah diterima oleh panitia, sudah mulai dipisahkan atau disortir tiap cabang lomba, dikarenakan pengiriman dengan satu link. Sehingga lebih memudahkan seleksi atau penilaian oleh juri. Adapun jumlah link video peserta yang sementara sudah masuk ke panitia adalah, lomba LPP sebanyak 241 peserta. Patrol sebanyak 79 peserta. Banjari sebanyak 120 peserta. Kaligrafi sebanyak 222 peserta dan MTQ sebanyak 142 peserta. Yang nantinya link tersebut akan diberikan kepada masing-masing juri-juri untuk mulai dinilai.


Karena beberapa hal, maka pengumuman finalis, yang sedianya terakhir diumumkan pada tanggal 22 Februari 2025, akan ditunda hingga menunggu surat resmi dari Dispendik. Karena seleksi link baru akan dilaksanakan tanggal 27 Februari 2025 oleh juri. Dan setelah mendapatkan nama-nama sekolah tersebut akan diumumkan untuk persiapan masuk ke babak selanjutnya, yaitu final langsung di Dispendik tepat di Bulan Ramadhan. 


Selain membahas tentang persortiran link yang dobel oleh sekolah yang mengirim, panitia pun juga sharing tentang pengecekan alat-alat yang dibutuhkan di lapangan, saat Pentas PAI akan berlangsung nantinya, mulai dari sound sistem sampai lampu untuk lomba MTQ tidak lepas dari perbincangan. Jangan sampai saat hari H malah kurang persiapan. Ujar Ketua KKG PAI Kota Surabaya, Ustadz Zainul Fanani.(TimHumas)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti seberkas cahaya dalam gelapnya reruntuhan

Kolaborasi MGMP dan KKG di HGN Surabaya

Penyisihan Pentas PAI 2026