Performance Peserta Pentas PAI Masuk Dalam Penilaian
Koordinasi Panitia Pentas PAI 2025 Bersama Juri Lomba
Surabaya. Kembali Panitia Pentas PAI tahun ini mengadakan rapat koordinasi untuk memilih 20 finalis lomba, melalui seleksi link yang sudah dikirim oleh setiap sekolah berisikan tentang masing-masing performance jagoan mereka. Tidak hanya itu, rapat via zoom kali ini, panitia juga mengundang dan menghadirkan para juri lomba untuk membahas standar penilaian tiap cabang lomba yang ada dan sesuai dengan juknisnya. (24/02/25)
Para juri yang akan menilai dalam Pentas PAI diambil dari juri ahli dan berpengalaman dalam bidangnya. Mulai dari Kementerian Agama, SMA Al Hikmah, Unsuri, SMKN 5, SMKN 8 asal Kota Surabaya. Namun juga MI Al Aslamiyah dan MI Roudlotul Ulum asal Gresik. Para juri yang sudah sangat berpengalaman dalam dunia penjurian tersebut benar-benar siap melahirkan sang juara.
Penilaian lomba MTQ bekisar pada tajwid, fashahah, suara dan lagu. LPP penilaian pada komunikasi dan gaya bahasa. Penguasaan materi dan ekspresi wajah. Serta ketepatan dan fashih dalam melafalkan ayat atau hadits. Sementara untuk lomba patrol penilaian pada kreativitas, fashion dan kekompakan. Penguasaan musik dan harmonisasi. Untuk kaligrafi penilaian terdapat pada seni kreativitas dan perpaduan warna. Kebenaran tulisan serta ketuntasan, kebersihan serta kerapian.
Terakhir adalah lomba banjari yang termasuk lomba baru di cabang Pentas PAI 2025, dalam penilaian nantinya juga tidak jauh dari pilihan lagu dan suara, kostum serta kekompakan personilnya. Bahkan dari kesemuanya adalah kreatifitas berbeda yang nantinya akan disajikan peserta, menjadikan nilai plus oleh juri. (TimHumasSH)

Komentar
Posting Komentar